Lahir di Blora Jawa Tengah, 6 Februari 1925 dan meninggal di Jakarta, 30 April 2006 pada umur 81 tahun. Pram secara luas dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing (Wikipedia).
Sebagai seorang sastrawan era kemerdekaan Pram melakukan rekonstruksi dan refleksi dalam novel-novelnya. Melalui perspketif realis sosialis, proyek buku Pram menjadi catatan penting baik bagi sejarah bangsa maupun dunia. Ia mengangkat sebuah genre novel khas dengan bahasa real dan membebaskan.
Kontroversi karya, dan keprihatinan
Mengenal Pram melalui karyanya menjadikan kita sadar. Bahwa bangsa ini punya seniman dan penulis sekaliber Tolstoy atau Tagore (india). Pram terang orang jenius, yang jeli dan jernih menggunakan nuraninya untuk menulis. Membaca karyanya seperti merelakan diri hanyut dalam ketidaksadaran bahwa pembaca tengah larut di dalam teks.
Pram dan masa lalu sepertinya hidup dalam kata-kata yang dia bawa. Coretan-coretan pribadi yang dalam membawa pembaca pada sebuah gaya yang khas. Kontroversi masa lalu, tentang penjara dan karyanya yang di breidel penguasa. Pram, hadir dari jerih payah keprihatinan seorang manusia terasing maupun sengaja di asingkan oleh orde berkuasa dan lingkungannya.
Pram memiliki nilai universal dalam karyanya seperti mengimbau-imbau langsung pada hati nurani martabat manusia dan keadilan kemanusiaan dari setiap insan yang membacanya.
Dan akhirnya berikut beberapa buku yang penulis dapat bagikan dari Pramoedya:
dan installer Dj view.
Share
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thank's a lot